Meneropong Aktivitas Sekolah Olahraga di Sulsel (1)

Rabu, 17-09-2008

Sudah Fasilitas Minim, Keamanan Sekolah pun tak Terjamin

SMA Negeri 22 Makassar merupakan salah satu sekolah olahraga di Sulsel yang ditetapkan pemerintah. Ironisnya, meski sudah ditetapkan sebagai sekolah olahraga tapi sarana dan prasarana olahraga tidak tersedia. Akibatnya, aktivitas pun tak berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
 
Sekolah yang baru beroperasi tahun 2007 itu ternyata masih kekurangan sarana pendukung sebagaimana layaknya sebuah sekolah olahraga pada umumnya. Maka tak heran jika sekola tersebut masih kurang diminati. 
Hal itu terjadi karena selain masih baru juga banyak masyarakat yang belum tahu keberadaannya, apalagi lokasinya yang cukup jauh. Di luar kota tepatnya di Kawasan Olahraga (KOR) Sudiang Makassar. Padahal akses jalan menuju kesana cukup lancar. 
Di sekolah ini bukan hanya sekolah olahraga namun tetap digunakan sebagai sekolah sekolah umum dengan kategori sekolah olahraga dan umum. Sayangnya, sejak awal pengoperasiannya proses belajar mengajar di tempat ini sudah tidak efektif. Minimnya sarana berupa sarana olahraga dan sarana pembelajaran menjadi alasan utama mengapa proses belajar mengajar tidak efektif. Belum lagi jumlah siswanya sangat sedikit. Khusus kelas olahraga hanya 12 siswa. 
Tidak sedikit para siswa enggan menginap di asrama karena persoalan fasilitas yang kurang. "Bagaimana kita mau tinggal di asrama, kalau malam gelap gulita dan tidak ada pagar. Kita tidak bisa latihan maksimal karena sarana pendukung jugasangat kurang," ujar salah seorang siswa. 
Selain sarananya yang minim, kawasan ini juga rawan dengan gangguan keamanan dari luar. Apalagi sejak awal area sekolah tidak memiliki pagar pembatas. (Darwin)

Sumber : http://www.beritakotamakassar.com/view.php?id=19061&jenis=Edukasi



0 komentar:



Poskan Komentar

Leave a comment here...