BOS Belum Berlaku untuk SBI

Posted: 01|23|09 at 1:38 pm.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) belum mampu memerdekakan biaya sekolah di sekolah berbasis internasional (SBI).
“Biaya yang dikeluarkan untuk penyelenggaraan pendidikan di SBI lebih tinggi, sedangkan dana BOS bersifat flat untuk semua kab/kota. Karena itu, belum memungkinkan untuk dibebaskan seluruhnya, orang tua siswa masih harus mengeluarkan dana besar untuk biaya di SBI,” ujarnya, ketika ditemui usai pelantikan Bupati-Wakil Bupati Garut Aceng HM. Fikri-Diky Chandra di Gedung DPRD Kab. Garut Jln. Patriot, Jumat (23/1).
Menurut Heryawan, pemerintah pusat mengalokasikan dana BOS sebesar Rp 400.000,00/siswa/tahun ditambah dana BOS dari Pemprov Jabar sebesar Rp 127.500,00. “Namun, dana tersebut tidak cukup untuk melangsungkan pendidikan di SBI,” katanya.
Jika dana BOS tidak bisa membebaskan beban para siswa, maka diharapkan pemerintah kab./kota memberi bantuan dalam bentuk beasiswa. Pada tahun 2008, angka partisipasi kasar (APK) tingkat SD di Jabar mencapai ranking ke 5 nasional dengan raihan 96%, tingkat SMP mencapai ranking 18 sebesar 89% (di bawah target nasional sebesar 90%), dan tingkat SMA mencapai ranking 28 nasional dengan raihan 51%.
Dana pendidikan 20%, diakui Heryawan, sudah diterapkan oleh seluruh kab./kota, meski termasuk komponen gaji guru. Sejumlah daerah seperti Kab. Karawang, Kab. Indramayu, Kota Bandung, dan lainnya sudah menetapkan anggaran pendidikan di atas 30%. ” Ke depan, Jabar mulai merintis BOS untuk tingkat SMA, agar APK meningkat dan rankingnya naik di peringkat nasional,” ungkapnya. (A-158/A-147)***

Sumber: Pikiran Rakyat 
Sumber : http://danapendidikan.org/?p=167



0 komentar:



Poskan Komentar

Leave a comment here...