Kak Seto Nilai Kurikulum Sekolah Kungkung Kreativitas Anak

Iwan Kurniawan – detikBandung
Kamis, 22/01/2009 12:58 WIB
Kak Seto Nilai Kurikulum Sekolah Kungkung Kreativitas Anak 

Bandung - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi mengatakan kurikulum sekolah yang begitu ketat dapat mengganjal kreativitas seorang anak. Menurutnya, sekolah yang seperti itu bagaikan penjara. 
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi dalam seminar sehari dengan tema 'Selamatkan Generasi Muda Bangsa' di Gedung Wahana Bahakti Pos, Jalan Banda, Bandung, Kamis (22/1/2009). Hadir pula Wakil Wali kota Bandung Ayi Vivananda dan Dewi Lestari sebagai moderator dalam seminar tersebut.
"Akibat kurikulum di Indonesia yang terlalu padat membuat sekolah seperti penjara bagi anak, karena pada dasarnya remaja itu cerdas dan kreatif," kata Kak Seto, panggilan Seto Mulyadi.
Terlebih, kata Seto, orangtua yang mengekang anak terlalu berlebihan. "Sikap melarang anak dalam berkreativitas akan membuat anak anak tertekan," tandas Kak Seto.
Selain itu, Kak Seto pun memaparkan porsi tayangan pendidikan di televisi saat ini masih terbilang kecil. Dari data hasil penelitian Departemen Komunikasi dan Informasi di periode 2008, tercatat porsi iklan mencapai 39,74 persen, disusul oleh sinetron 30,97 persen, dan berita 15,68 persen.
Sementara itu porsi tayangan pendidikan tak lebih dari 1 persen yaitu 0,07 persen. "Televisi penyumbang kekerasan dalam mempengaruhi perilaku anak," kata Seto. Lebih lanjut Seto menyarankan kepada para orangtua untuk mematikan telivisi.

Sumber :
http://bandung.detik.com/read/2009/01/22/125852/1072713/486/kak-seto-nilai-kurikulum-sekolah-kungkung-kreativitas-anak


0 komentar:



Poskan Komentar

Leave a comment here...