PSB, Apa yang perlu diseleksi ?

Juli 01, 2008
Diposkan oleh Bakharuddin di 08:24
 
Dengan cara berpikir sederhana sekalipun, kita dapat menyimpulkan bahwa sekolah yang baik dan "hebat", adalah sekolah dimana siswa yang masuk biasa-biasa saja dan setelah menjalani proses pendidikan maka mereka keluar dan berhasil dengan hasil yang luar biasa. Logikanya sekolah dapat diibaratkan seorang tukang masak atau pengrajin, dimana tukang masak yang hebat itu , ketika ia mampu menghasilkan hidangan masakan terbaik dari bahan yang seadanya, misal ubi kayu bagi tukang masak yang biasa hanya mampu dibuat menjadi goreng ubi atau "godok" ubi tapi oleh tukang masak yang ahli dan profesional ia mampu dijadikan makanan yang berkelas yang bisa dihidangkan kepada tamu-tamu terhormat. Demikian juga pengrajin yang profesional, mampu menghasilkan produk-produk yang bermutu dari barang-barang sisa yang tak lagi terpakai, ini karena profesionalitas dan kreativitas mereka dalam melakukan pekerjaannya.
Demikian juga dengan sekolah, jika betul-betul sekolah tersebut profesional dan memiliki kreativitas yang tinggi, mereka tidak lagi perlu melakukan seleksi yang ketat untuk menerima siswa baru dalam proses PSB, kenapa ..? Karena sekolah yang sudah profesional (gurunya sudah profesional), tidak lagi perlu melihat asal usul dan kemampuan siswanya, karena disinilah letak keprofesionalitasnya dalam mendidik, karena biasanya seorang profesional itu dia akan senang sekali ketika mendapat tantangan (mis : kondisi siswa dengan kemampuan rendah) setelah mereka berhasil akan ada kebahagian tersendiri bagi mereka
Jika sekolah menyeleksi dengan ketat, bahwa siswa yang boleh masuk adalah siswa dengan nilai dan tingkat kecerdasan yang tinggi, kemudian setelah itu mereka menjalani proses pendidikan dan tamat dengan hasil yang tinggi pula, rasanya seperti tidak ada yang dilakukan oleh sekolah. Anaknya memang pintar, tentunya hasilnya juga jadi bagus. Maaf ..mungkin tanpa diajar (cukup diberikan tugas apa yang harus dipelajari) si anak ini pun bisa mendapatkan hasil yang baik
Jadi, apakah masih perlu dalam Penerimaan Siswa Baru (PSB) dilakukan seleksi ? Jawabannya masih, namun menurut hemat saya yang akan diseleksi (lebih tepat di identifikasi) adalah tingkat pengetahuan (tanpa mnjadikannya sebagai indikator penerimaan), bakat, kelainan-kelainan pada anak (baik fisik maupun mental). Data-data ini nanti dipergunakan oleh para guru bidang study dan guru BP dalam melakukan proses bimbingan dan pembelajaran kepada si anak
Kesimpulannya, kepada sekolah-sekolah yang sudah berkualitas, diharapkan dalam menerima siswa tidak lagi melihat dari tingkat kemampuan anak (kecerdasan dsbnya), justru disinilah sekolah tersebut diuji apakah memang sudah mampu menghasilkan siswa yang berkualitas. Justru jika mereka mampu menghasilkan siswa dengan prestasi baik dari siswa yang berasal dari kemampuan rendah baru sekolah ini dapat dikatakan sebagai sekolah berkualitas. Bagaimana setuju ...nggak ?
Sumber : http://cikgu-oeddin.blogspot.com/2008/07/psb-apa-yang-perlu-diseleksi.html


0 komentar:



Poskan Komentar

Leave a comment here...